Tropong Desa - Portal Berita Online Teraktual & Terpercaya | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Pria di NTB Dihukum Penjara Seumur Hidup karena Bunuh dan Bakar Pacarnya

Kemendikbud : 68 Juta Peserta Didik Indonesia Terdampak Corona
Agustus 8, 2020
Polres Pringsewu Tangkap Residivis Sabu dan Dua Rekannya
Agustus 8, 2020

www.tropongdesa.com – Agus Purnama (18) dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Negeri (PN) Sumbawa dan dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Agus membunuh pacarnya, Oliv, karena cemburu pacarnya dekat dengan pria lain.

Kasus bermula saat Agus pacaran dengan Oliv. Singkat cerita, Oliv dekat dengan pria lain. Agus terbakar cemburu dan berniat menghabisi kekasihnya itu.

Rencana jahat itu diwujudkan pada 12 September 2019. Usai pacaran, Agus membekap Oliv hingga tewas. Kemudian jenazah Oliv dibungkus karung dan dibawa ke sebuah tanah kosong di Kebayan, Kelurahan Brang Biji, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Saat dibuang, Agus menyiram jenazah Oliv dengan seliter bensin dan membakarnya. Terlebih dahulu Agus merampok perhiasan yang dipakai Oliv dan dijual ke toko emas. Uangnya lalu buat membeli narkoba jenis sabu.

Keesokan harinya, mayat Oliv ditemukan warga. Sumbawa gempar. Dalam hitungan jam, Agus ditangkap aparat kepolisian. Agus diseret ke pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pada 7 Mei 2020, PN Sumbawa menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Agus. Selain itu, Agus terbukti merampok perhiasan Oliv, yaitu perhiasan yang dijualnya dan uangnya untuk membeli narkoba. Pengacara Agus tidak terima dan mengajukan banding.

Baca Juga :

PT Mataram kemudian menguatkan putusan PN Sumbawa dan menolak banding yang diajukan Agus. Putusan PN Sumbawa dinilai para hakim tinggi sudah tepat.

“Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Sumbawa Besar Nomor 19/Pid.B/2020/PN Sbw, tanggal 7 Mei 2020, yang dimintakan banding tersebut,” ujar majelis sebagaimana tertuang dalam putusan PT Mataram, Jumat (7/8/2020).

Duduk sebagai ketua majelis, Masud, dengan anggota Soehartono dan Achmad Guntur. Ketiganya menilai putusan PN Sumbawa sudah tepat dan benar.

“Sehingga Majelis Hakim Tingkat Banding sependapat dengan pertimbangan Pengadilan Tingkat Pertama maka pertimbangan tersebut diambil alih dan dijadikan sebagai pertimbangan Majelis Hakim Tingkat Banding sendiri dalam memutus perkara ini,” kata majelis dengan suara bulat dalam sidang pada Kamis (7/8) kemarin.

(Source : www.detik.com)

Pasang Iklan