Tropong Desa - Portal Berita Online Teraktual & Terpercaya | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Aksi Gabungan Aliansi Gerakan Keadilan Masyarakat Lombok Timur Ditemui Sekda

Meriahkan HUT Lotim ke-126, PERPU Lotim Berbagi Nasi Bungkus
Agustus 31, 2021
Wabup Tidak Pernah Di Pendopo, Dianggap Tidak Dekat Dengan Rakyat
September 2, 2021

TROPONGDESA.COM, Lombok Timur – aksi gabungan aliansi gerakan keadilan masyarakat Lombok timur membubarkan diri usai melakukan orasi didepan kantor bupati kabupaten Lombok timur pada hari Kamis (02/09)

Puluhan masa aksi dari 8 organisasi masyarakat (ormas) ini sempat menjadi perhatian pengguna jalan. Namun berkat pengawalan aparat kepolisian, jalannya aksi berlangsung damai sampai membubarkan diri dengan tertib.

Ditengah aksi berlangsung, direktur Rinjani foundation  Zainul Muttaqin selaku kordinator umum (kordum) meminta kepada koordinator masing-masing ormas untuk menyampaikan aspirasi melalui orasi.

Diantara para orator ini yang cukup menyita perhatian pada saat Rohman rofiki medesak Pemda agar mencopot kepala dinas (kadis) sosial terkait dugaan skandalnya dengan bantuan pangan non tunai (BPNT) di kabupaten Lombok timur.

Dengan lantang, Rohman rofiqi mengatakan “Saat kami mempertanyakan temuan persoalan BPNT dialapangan, malah kadis menyebut kami tuselak (leak:red), tapi sesungguhnya dialah yang tuselak dan terkesan tidak punya i”tikad menyelesaikan masalah, jadi sebaiknya kadis ini di ganti”

“Oknum TKSK yang sibuk mengawal kepentingan suplayer, oknum kepala desa yang ikut jadi suplayer, bahkan kadis sosial juga diduga ikut bergoyang di program bantuan sosial pemerintah ini”tambahnya.

Lebih lanjut mantan ketua LMND ini menganggap bahwa statemen Kadinsos Lotim tersebut dianggap menjadi genderang perang ” ini sudah menciderai gerakan-gerakan mahasiswa melalui statemen nya, kami akan bongkar kasus kasus lama oknum Kadinsos tersebut waktu menjadi Kadis Dikpora dan Labuhan Haji terutama pada pembangunan SDN 07 Terara dan pembangunan di labuhan” geramnya.

Ditempat yang sama, tidak kalah kerasnya juga tuntutan yang disampaikan Eko Rahadi ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) yang meminta pihak kejaksaan untuk menindak lanjuti kasus kepala dinas sosial Mahsin di jabatan sebelumnya.

“Saya ingatkan untuk kejaksaan agar jangan terus menggantung kasusnya Mahsin, penjarakan dia” desak Eko Rahadi.

Sedangkan untuk Pemda Lotim, Eko berpesan agar semua pejabat agar ditempatkan sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki, ” saya ingatkankan kepada Pemda agar mengembalikan para pejabat ke habitatnya masing-masing, yang sarjana pendidikan agar di kembalikan menjadi guru agar IPM Lotim semakin meningkat” ujarnya.

Namun tensi dari aksi ini sedikit mereda saat Sekeretaris daerah kabupaten Lombok Timur Drs M Juaini Taofik yang akrab di panggil kak opik ini menemui para masa aksi. Dengan pembawaannya yang tenang, kak Opik berjanji akan memediasi dengan instansi terkait untuk menyampaikan aspirasinya.

Mendengar hal tersebut, masa aksi pun langsung membubarkan diri dengan tertib. (TD)

Pasang Iklan