Tropong Desa - Portal Berita Online Teraktual & Terpercaya | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Pemuda Dusun dan Mahasiswa KKN Buat Ulah

Kelompok Wanita Tani (KWT) Darur Asror Dusun Kedondong Siap Andil di Pasaran
September 5, 2020
Himbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan, Polsek Sikur Sasar Sopir Dum Truk
September 10, 2020

tropongdesa.com,Lombok Timur – Lagi-lagi  GPL (Gerakan Pemuda Lepak) dan Para Mahasiswa yang sedang menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa setempat, membuat ulah ditengah masyarakat dengan melakukan Bakti Sosial (Baksos) membersihkan lingkungan kekadususan Lepak.

Kegiatan yang dilakukan bersama masyarakat Desa Lepak ,Kecamatan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur (Lotim) ,Nusa Tenggara Barat (NTB), menyisir sudut-sudut desa,minggu (06/09),  Mulai dari anak-anak sampai dengan arang tua  terlihat bersemangat menjalankan kegiatan ini.

“Kami mulai berkegiatan dari pukul 07.00 tadi pagi, karena biasanya masyarakat sudah terbangun dari subuh. Kegiatan ini juga sengaja kami lakukan pagi-pagi sekali, untuk memberikan aktifitas lebih terhadap warga dan menanamkan edukasi mengenai lingkungan sebelum mereka melakukan aktifitas utamanya” jelas Yovi Hendrawan selaku Ketua Pergerakan.

Area atau wilayah yang menjadi target pembersihan adalah area-area umum yang memang diperuntukkan bagi masyarakat sekitar seperti masjid, got pengairan, kuburan, hinga tepi-tepi jalan yang merupakan jalur utama Moyot – Rambang KM 6.

Selain memberikan edukasi tentang kebersihan, kegiatan ini juga memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan lingkungan hidup. Lingkungan jadi enak dipandang, sehat, nyaman, serta terjaganya keasrian lingkungan.

Lanjut Yovi, kegiatan ini memang bagian dari program GPL yang sifatnya berkelanjutan diamana setiap hari minggu kami akan selalu mengadakan kegiatan Baksos.

“Setiap hari minggu kami akan terus melakukan kegiatan ini demi menjaga lingkungan yang bersih dan sehat” tuturnya.

Kegiatan ini juga salah satu media sosialisasi untuk warga agar tetap menjaga silaturahim untuk kelestarian lingkungan agar tumbuh kesadaran dalam menjaga fasilitas yang sudah diberikan terlihat tidak terawat dan rusak.

“Sudah dibuatkan oleh pemerintah fasilitas yang dibutuhkan ,tinggal kita menjaga dan merawatnya,”saran yovi, sembari melanjutkan aktifitasnya.(TD)

Pasang Iklan