Tropong Desa - Portal Berita Online Teraktual & Terpercaya | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Sistem Error, Beberapa Siswa SMP Negeri Di Lotim Tidak Dapat Mengikuti ANBK

CPMI di NTB Diingatkan Agar Bekerja Secara Sungguh-sungguh
September 21, 2022
Muhammad Khotam Zamzami: Pospeda ke Sembilan Berasa Yang Pertama
September 23, 2022

TROPONGDESA.COM, Lombok Timur – Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2022 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dan Swasta di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mulai diselenggarakan sejak hari Senin tanggal 19 September sampai 20 September untuk gelombang l (pertama) Sedangkan gelombang ke ll (kedua) mulai dari tanggal 21september sampai tanggal 22 September. Akan tetapi terjadi sistem error, sehingga beberapa siswa tidak dapat mengikutinya.

Dampak dari kondisi tersebut, Kepala Bidang Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim, Baiq Lian Yutrati saat ditemui di ruangannya, Senin (22/09) mengatakan, selama dua hari pelaksanaannya, beberapa siswa tidak dapat mengikuti ANBK 2022.

“Pada gelombang pertama hari Senin, secara teknis terjadi error saat siswa hendak melakukan login ke sistem. Begitu juga di hari kedua terjadi hal serupa” keluhnya.

“Tujuh sekolah yang melaksanakan ANBK 2022 di Lotim dari 20 server online Kemendikbud, yang error disebabkan karena tingginya traffic rps (request per second). Selama dua hari, tim Puspendik mencari solusi terkait permasalah ini. Akan tetapi, ternyata tidak memecahkan masalah karena pada saat beban puncak trafik dari Pukul 08.00 – 10.00 wita. Beberapa upaya juga kami lakukan tetapi belum berhasil, lagi pula pelaksanaan ANBK ini kan serentak,” tuturnya.

“Untuk solusi yang lain, peserta dapat melanjutkan ANBK di hari berikutnya. Jika tidak dapat juga, akan dibuatkan jadwal ulang untuk Siswa yang tidak mengikuti hari senin, diganti dengan hari selasa. Jika tidak bisa akan kita buatkan jadwal ulang dihari yang lain” tambahnya.

Sedangkan yang tidak mengikuti ANBK pada gelombang pertama akan dibuatkan jadwal di gelombang kedua agar mengikuti ANBK.

“Jikapun gagal di gelombang II lagi akan diajukan untuk mengikuti gelombang susulan di tgl 28-29 September”tutupnya.(td)

Pasang Iklan